Senin, 13 Juli 2020

Proses Kreatif Menulis











Data Narasumber malam ini :
Nama                         : Drs,Jumanto,M.Pd
Tempat Tgl Lahir       : Sragen, 21 Januari 1966
Jenis Kelamin            : Laki - laki
Agama                       : Islam
No.Telpon                  : 02956980952/081228479811
Email                         :  pgrirembang17@gmail.com
Pendidikan                 : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
                                     Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Jakarta
Pekerjaan                   : Pengawas Sekolah Kabupaten Rembang
Jabatan Organisasi     : Ketua PGRI Kabupaten Rembang
Karya                         : 10 Buku Pelajaran dan 3 Buku Fiksi

Malam ini pertemuan ke 19,  Moderator oleh Ibu Sri Sugiastuti, narasumber malam ini adalah Drs.Jumanto, M.Pd, mari kita simak  uraian nya :

Dengan ucapan salam, beliau menyampaikan terimakasih karena sudah diberi kesempatan untuk berbagi tentang Proses Kreatif Menulis.

Saya mengawali rutinitas menulis dari menulis puisi. Menulis puisi itu mudah. Setiap ada ide maka aku tulis. Selingan dari menulis puisi kadang menulis cerita pendek. Tahun 2004 saya mulai ditantang oleh Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, guru saya bagai orang tua saya untuk menulis Buku Ajar.

Prof Sarwiji memberikan tantangan karena saya selaku guru meneliti buku-buku pelajaran yang dipakai di sekolah. Dengan bimbingan beliau, saya dapat menyelesaikan 3 buku ajar untuk SMP dan 5 buku ajar untuk SMA.

Satu bulan pertama hanya menyelesaikan 1 buku ajar untuk kelas VII SMP/Mts. Buku ajar untuk  kelas VIII dapat saya selesaikan 2 minggu. Selanjutnya saya dapat menyusun naskah buku untuk kelas IX dan untuk SMA rata-rata dalam waktu 2 minggu, Buku-buku tersebut dinilaikan ke Pusat Perbukuan. Proses selanjutnya saya harus belajar mengedit berdasarkan catatan-catatan dari tim penilai. Pendapatan saya jauh dari pendapatan seorang guru PNS. Selain dari hasil jual naskah buku, juga mendapat dari editor.

Setelah proses penilaian buku selesai dan buku sudah mendapatkan SK penetapan, maka buku siap diterbitkan.Tantangan baru datang dari Bapak Direktur Penerbit SIC. Kata beliau, saya cocok menjadi marketing. Bisakah saya menjalani sambil saya menjalankan tugas sebagai guru PNS?

Pemerintah meluncurkan istilah BSE. Buku-buku ajar yang ditulis oleh penulis buku secara indi maupun lewat penerbit dan lulus penilaian dibeli oleh pemerintah. Buku tersebut diberi HET. Pihak ketiga boleh mencetak buku tersebut dengan harga yang telah ditentukan oleh pemerintah. Di masa buku BSE tersebut, saya mendirikan penerbit untuk mengajukan izin mencetak  BSE.

Pengalaman saya dari penulis, editor, marketing, manager. Keempat aktivitas ini saya lakukan sampai sekarang. Di PGRI Jateng mendapat tugas sebagai Ketua Badan Penerbitan PGRI Jateng dengan Penerbit PGRI Jateng Press, PGRI Jateng Press siap membantu menerbitkan buku Bapak Ibu penulis pemula.

Saya akan menyampaikan proses kreatif menulis yang saya jalani, semoga dapat menginspirasi saudara saudara kita untuk tetap rutin menulis. Penulis identik dengan perjalanan hidup saya. Saudara-saudara penulis hebat, menulis itu mudah banyak orang telah merasakan dengan menulis mendapatkan kenikmatan. Menulislah menulis itu mudah langsung menulis tidak perlu dipikir terlalu dalam. Kreativitas menulis seseorang akan tetap membara tentunya dipengaruhi oleh oleh motif dalam filsafat Jawa, motif itu secara garis besar ada cari jenang, cari jeneng dan cari senang, namun apabila dijabarkan masih banyak motif-motif yang lain. saudara saudara penulis yang hebat tentu mempunyai motif yang berbeda-beda, namun kebanyakan oleh penulis-penulis pemula itu motifnya adalah senang motif senang adalah motif tingkatan terakhir, yang tertinggi karena seneng adalah terpengaruh oleh religiulitas, Bapak Ibu penulis hebat setelah kebiasaan menulis sudah berjalan dengan lancar maka saatnya Bapak  Ibu menulis dengan arah yang khusus atau menulis untuk tujuan tertentu atau pembaca tertentu misalnya pembaca untuk anak TK,  anak SD, anak SMP atau untuk anak SMA atau bahkan untuk umum, tulisan-tulisan yang dengan mengalir dengan mudahnya itu akan lebih baik apabila mengikuti arah calon pembacanya dalam hal ini atur undang-undang nomor 13 tahun 2017 tentang pembukuan .

Selanjutnya marilah kita ikuti garis besar tentang ketentuan di undang-undang pembukuan tersebut. Saudara-saudara penulis hebat insya Allah nanti di hari rabu akan diberikan penguatan oleh Pak Anwar dan terakhir nanti di hari Jumat , trainer kita motivator kita pak Andri Faisal nanti akan memberi penguatan yang luar biasa agar Bapak Ibu bersemangat tetap menulis menulis dan menulis. Pada malam hari ini saya putuskan menulis yang non buku pelajaran agar Bapak Ibu dapat leluasa menggali ide untuk menuliskan apa yang ada di pikiran bapak ibu.

Menulis itu mudah, ide ada di mana-mana, inspirasi akan muncul sewaktu-waktu bapak ibu saudara penulis hebat dengan mudah bisa menangkap ide atau inspirasi yang muncul itu apabila ada ide atau inspirasi di saat-saat tertentu, disaat kita sibuk maka tulislah pokok-pokoknya yang selanjutnya nanti ditulis dalam outline. Bapak Ibu penulis hebat tentu setelah nanti memahami ketentuan tempat khusus untuk menulis ide-ide yang Bapak Ibu miliki dapat ditulis ditulis dan ditulis akhir nanti baru diarahkan sesuai dengan calon pembacanya.

Saudara-saudaraku penulis hebat semoga dengan membaca rincian rincian tadi dapat menulis dengan lancar dan jangan lupa apabila ada suatu kendala akan memudahkan menulis itu kita awali dengan sekali lagi membuat outline outline akan menuntun kita pola pikir kita dalam menulis akan menjadi lancar, diakhir Sharing pengalaman ini saya akan menyampaikan gagasan yang sering dilontarkan oleh omJay, apakah dengan menulis bisa menjadi kaya itu istilahnya motif, jenang cari jenang apakah dengan menulis kita akan bahagia kita akan mencari senang apakah penulis kita akan menjadi terkenal atau karir kita akan naik itu adalah dengan dapat jeneng tentu saudara-saudara akan dapatkan sesuai yang diharapkan, tapi jangan lupa akhir dari menulis sebenarnya ada di kata senang dengan senang kita akan mendapatkan jenang atau dapat pendapatan, kita juga akan dapat jeneng atau kita akan dapatkan karir kita, atau nama kita kan dikenang. Paparan di PowerPoint sengaja tidak saya tampilkan secara detail, saya yakin saudara-saudara sudah sering mendengar itu semuanya maka nanti kalau ada yang kurang jelas bisa nanti kita diskusikan atau nanti hari rabu atau jum'at nanti di perkuat bisa di sharingkan dengan Pak Anwar maupun Pak Amir Faisal, saya yakin beliau beliau nanti akan memberikan motivasi yang luar biasa kepada kita semuanya

 Kesimpulan  :

  1. Menulislah menulis dan menulis
  2. Tulislah tema-tema yang ada di sekeliling kita.
  3. Jagalah motivasi kita dalam menulis agar kita tetap bersemangat menulis.
  4. Sebagai Guru banyak ide yang dapat ditulis menjadi buku. Setiap KD dapat dikembangkan menjadi 1 buku pengayaan.
  5. Buatlah outline agar tulisan terarah dan konseptual,  tulisan memiliki hubungan timbal balik yang disajikan dengan baik. Outline memudahkan penulis menciptakan klimak yang berbeda-beda. Dengan outline akan menghindari penggarapan topik lebih dari dua kali atau lebih dan outline memudahkan penulis mencari materi pembantu.
  6. Di saat menulis hindari niat untuk mengoreksi atau mengedit. Tulis terus ide yang sedang membara.
  7. Buku yang kita tulis sesuaikan dengan masa perkembangan bahasa calon pembaca buku kita. Sesuaikan dengan jenjang buku sesuai UU no 3 tahun 2017 tentang Perbukuan.
  8. Di masa sekarang banyak materi yang dapat kita kembangnya menjadi buku pengayaan terutama untuk membantu anak dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh.
  9. Kendala kita dalam menulis adalah Malas. Kita memiliki pengetahuan dan keterampilan menulis tetapi kita malas menulis.
  10. Untuk menjadi penulis bukan ditentukan bakat. Menjadi penulis karena kemauan kita untuk menulis menulis dan menulis akhirnya terampil menulis.
Alhamdulilah, Terimakasih atas ilmu berbagi malam ini Bapak Jumanto dan semoga selalu sehat. Amin

 

 








Jumat, 10 Juli 2020

Strategi Pemasaran Buku

Pertemuan malam ini bersama bapak Agus Subardana S.E.,M.M.,CDS, Direktur pemasaran dari Penerbit Andi. Di pertemuan ke 18 ini, kami belajar tentang strategi pemasaran buku

 

Dampak penjualan buku selama pandemic :

  1. Jaringan toko buku seluruh Indonesia  sementara mengalami tutup selama kurun waktu hampir 4 bulan
  2. Banyak orang takut ketoko buku
  3. Omset  toko buku turun hingga  70-80%
  4. Banyak penerbit berhenti distribusi, bangkrut, gulung tikar

Dari  data penjualan buku selama pandemic grafik pengunjung mengalami penurunan yang sangat tajam

Mengahadapi pandemi ,penerbit buku melakukan strateginya  yaitu digital marketing dalam melakukan transpormasi dasar pada bisnis penerbitan buku

.

Dilihat dari bagan digital marketing harus menyesuaikan diri dgn era new normal  supaya tetap eksis . untuk lebih jelas inilah gambaran2 yang termasuk dalam digital marketing.

Mamfaat digital marketing yaitu

  1. Biaya lebih relative murah dan terjangkau
  2. Daya jangkauan sangat luas
  3. Mudah menentukan target pasar buku
  4. Komunikasi dengan konsumen lebih mudah
  5. Mudah dievaluasi dan dikembangkan
  6. Lebih cepat popular
  7. Sangat membantu penjualan

Dalam mempertahankan penjualan buku  tetap eksis disaat pandemic ,penerbit harus bisa menyesuaikan dengan cara :

  1. Tetap berhubungan dgn pelanggan buku lewat medsos,
  2. pastikan buku yang kita jual mudah ditemukan online, ada belanja.com,fb,sofi,instagram,youtube,dll
  3. melalui komunitas2 yang ada
  4. Strategi tampil yang pertama,tercepat dan tepat sasaran
  5. Mengadakan promo2 khusus semacam memberi discon pada konsumen, juga even2 semacam webinar lewat zoom,grup wa, webex.
  6. Tanggap situasi menumbuhkan empati, cepat merespon cepat dalam mengirim buku setelah ada transaksi.

 Strategi lain,bisa menggunakan :

  1. Mobile marketing , sedang tren menggunakan internet yang sangat besar, dan peluangnya semakin besar
  2. Email marketing yang biasa digunakan, untuk menargetkan pelanggan,hubungan kedekatan inilah jumlah pelanggan meningkat
  3. Menargetkan pelanggan secara personal /personal place marketing dapat menampilkan iklan atau informasi yang sesuai dengan konsumen
  4. Memakai strategi kontinyus marketing, akan mensyaratkan marketing teru smenerus dapat berjalan dan dapat dievaluasi secara akurat
  5. Terintegritid digital marketing nya, digunakan dalam sebuah website aktifitas dapat berjalan secara sekaligus dengan cara sederhana tapi memiliki dampak yang luar biasa.sehingga semua informasi terkoneksi satu sama lain,
  6. Menggunakan satu konten marketing yang menarik , melalui internet  sangat tepat karena bisa menarik konsumen, informasi yang dibutuhkan  tersedia , informasi berupa apa saja bisa kita masukan, berikan suatu gambaran yang menarik , sehinggan konten marketing ini punya bobot yang baik.
  7. Menghadirkan visual marketing, didunia maya  seperti instgram,yuotube, dan promosi lain , yang mengandung mamfaat bagi konsumen

Potensi Buku Sekolah

  1. Keijakan terkait dana BOS
  2. Pengembangan perpustakaan
  3. Kegiatan pembelajaran ekstra kurikuler
  4. Kegiatan evaluasi pembelajaran
  5. Pegelolaan sekolah
  6. Pembelian atau perawatan alat multi media
  7. Pembayaran honor
  8. Perawatan sekolah
  9. Pengembangan profesi guru

 Dengan adanya kebijakan dana bos banyak mamfaatnya

  1. Setiap sekolah boleh untuk mengembangkan perpus sekolah, prodak buku sangat dibutuhkan, jadi bisa menyuplai, memberikan gambaran buku kategori yang bermamfaat untuk sekolah masing2.
  2. Dengan kebijakan dana bos, sekolah bisa menyediakan menu2 buku perpus yang disediakan, siswa butuh buku untuk membaca dirumah.
  3. Kebijakan sangat luas ,potensi buku untuk sekolah dalam membeli buku, Penggunaan buku teks, kurikulum dan buku lainnya

Penerbit Andi melayani penjualan buku untuk dana BOS ini

Berikut adalah rangking buku laku ditoko, jadi silahkanmenulis sesuai apa yang menjadi minat pembeli . menulis sesuai nomor rangking diatas, semangat ya, teman-teman..

Kata penutup dari Pak Agus adalah semua harus ditulia, apapun itu jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit, yang penting, tulis…tulis dan tulis, suatu saat pasti berguna, kami siap dalam memasarkan buku…

Kesimpulannya : Menulis adalah berjuang, penulis adalah pahlawan yang akan dikenang selama-lamanya. Lembaran karya adalah medan pertempuran, pena adalah senjatanya. Buku adalah gudang ilmu, kuncinya adalah membaca, membaca adalah jendela dunia.

Demikian lah pertemuan kami dengan Pak Agus dilanjutkan sesi Tanya jawab.

Alhamdulilah terimakasih ilmunya Pak Agus, Insya Alloh secepatnya akan bisa menebitkan buku. Dan semoga Bapak dan Keluarga juga kami selalu sehat, Amin

Salam literasi